Senin, 22 Oktober 2012

System Call Pada Sistem Operasi








Layanan langsung sistem operasi ke pemrograman, disebut dengan system call atau API (application programming interface). System call adalah tata cara pemanggilan di program aplikasi untuk memperoleh layanan yang disediakan oleh sistem operasi. System call berupa rutin sistem operasi untuk keperluan tertentu yang spesifik.

System Call untuk manajemen proses diperlukan untuk mengatur proses-proses yang sedang berjalan. Kita dapat melihat penggunaan system calls untuk manajemen proses pada Sistem Operasi Unix. Contoh yang paling baik untuk melihat bagaimana system call bekerja untuk manajemen proses adalah Fork.

Definisi Fork adalah satu satunya cara untuk membuat sebuah proses baru pada sistem Unix. Fork membuat duplikasi yang mirip dengan proses aslinya, termasuk file descriptor, register, dan lainnya. Setelah perintah Fork, child akan mengeksekusi kode yang berbeda dengan parentnya.

Bayangkan yang terjadi pada shell. Shell akan membaca command dari terminal, melakukan fork pada child, menunggu child untuk mengeksekusi command tersebut, dan membaca command lainnya ketika child terminate. Untuk menunggu child selesai, parent akan mengeksekusi system call waitpid, yang hanya akan menunggu sampai child selesai. Proses child harus mengeksekusi command yang dimasukkan oleh user (pada kasus shell). Proses child melakukannya dengan menggunakan system call exec.Dari ilustrasi tersebut kita dapat mengetahui bagaimana system call dipakai untuk manajemen proses.


Keuntungan dan kerugian menggunakan system call sama antarmuka untuk memanipulasi baik file dan perangkat adalah Setiap perangkat dapat diakses seolah-olah itu adalah file dalam file sistem. Karena sebagian besar penawaran kernel dengan perangkat melalui antarmuka file, relatif mudah untuk menambahkan device driver baru dengan menerapkan kode perangkat keras khusus untuk mendukung antarmuka file abstrak.

Oleh karena itu, ini manfaat pengembangan baik kode program pengguna, yang dapat bewritten untuk mengakses perangkat dan file dalam samemanner, dan perangkat sopir kode, yang dapat ditulis untuk mendukung API yang didefinisikan dengan baik. Kerugian itu dengan menggunakan antarmuka yang sama adalah bahwa mungkin akan sulit untuk menangkap fungsi peralatan tertentu dalam konteks akses file API, sehingga baik mengakibatkan hilangnya fungsi atau kerugian kinerja. Beberapa ini dapat diatasi dengan penggunaan operasi ioctl yang menyediakan antarmuka tujuan umum untuk proses untuk memanggil operasi pada perangkat.

Ada lima jenis system calls utama, yaitu:
a. Process control merupakan system calls yang mengendalikan proses-proses yang berjalan.
  • load
  • execute
  • create process
  • terminate process
  • get/set process attributes
  • wait for time, wait event, signal event
  • allocate, free memory
bFile manipulation adalah kumpulan system calls yang bertugas untuk melakukan manipulasi file seperti pembacaan, penulisan, penghapusan dan pengubahan.
  • create file, delete file
  • open, close
  • read, write, reposition
  • get/set file attributes
c. Device manipulation adalah system calls yang mengatur penggunaan peralatan-peralatan yang terhubung pada mesin tersebut.
  • request device, release device
  • read, write, reposition
  • get/set device attributes
  • logically attach or detach devices
d. Information maintenance. System calls yang menghubungkan user dengan sistem operasi dalam hal berbagi informasi.
  • get/set time or date
  • get/set system data
  • get/set process, file, or device attributes
e. Communications. Ada dua model komunikasi yaitu pertukaran informasi dilakukan melalui fasilitas komunikasi antar proses yang disediakan oleh sistem operasi (Message-Passing) dan pertukaran dengan menggunakan memori (shared-memory).
  • create, delete communication connection
  • send, receive messages
  • transfer status information
  • attach or detach remote devices
Struktur sederhana :         

                                               

Tiga cara memberikan parameter dari program ke sistem operasi:

•    Melalui registers (sumber daya di CPU).
•    Menyimpan parameter pada data struktur (table) di memori, dan alamat table tsb  ditunjuk oleh pointer  yang disimpan di register.

•    Push (store) melalui “stack” pada memori dan OS mengambilnya melalui pop pada stack  tsb

1 komentar: